Penyebab Dan Gejala Rabies Yang Mesti Anda Ketahui

Apa itu penyakit rabies / penyakit anjing gila? Ketahui informasinya di bawah ini mengenai penyakit rabies, Penyebab Dan Gejala Rabies Yang Mesti Anda Ketahui beserta pengobatan dan pencegahannya.

Selamat datang kembali di website Alfian Herbal yang merupakan agen resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan tepercaya yang menyediakan macam-macam suplemen dan vitamin yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia. Kami melayani pelanggan dengan sistem “Barang Sampai Baru Bayar“.

Penyebab Dan Gejala Rabies Yang Mesti Anda Ketahui

Penyebab Dan Gejala Rabies Yang Mesti Anda Ketahui — Rabies atau yang dikenal juga dengan sebutan penyakit anjing gila adalah infeksi yang disebabkan oleh virus rabies. Seseorang dapat terkena virus penyakit anjing gila jika digigit oleh binatang yang terinfeksi. Rabies utamanya ada di hewan liar, paling sering ada di sigung, rakun, kelelawar, dan rubah. Binatang peliharaan termasuk kucing dan anjing juga dapat terinfeksi. Saat seseorang mulai menunjukkan tanda-tanda dan gejala rabies, penyakit ini hampir selalu fatal. Karena itu, siapapun yang kemungkinan mempunyai risiko untuk terkena rabies harus dilindungi dengan vaksin rabies.

Seberapa umumkah Rabies (penyakit anjing gila)?

Orang yang tinggal di daerah terpencil, di mana vaksin tidak segera tersedia saat mereka digigit, memiliki risiko lebih tinggi. Penyakit anjing gila dapat terjadi pada semua usia, namun paling sering terjadi pada anak-anak di bawah usia 15 tahun dan orang-orang yang bekerja di laboratorium yang sering terpapar dengan virus rabies. Di samping itu, yang termasuk dalam kelompok dengan risiko tinggi yaitu anak-anak yang tinggal di area-area yang rawan rabies, dan orang yang bepergian ke daerah-daerah terpencil di mana kondisi kesehatan masih belum berkembang.

Penyebab rabies

Rabies disebabkan oleh virus lyssaviruses. Virus ini ditularkan ke manusia melalui hewan yang sebelumnya telah terjangkit penyakit ini. Seseorang dapat terjangkit rabies jika air liur dari hewan rabies tersebut masuk ke tubuhnya melalui gigitan, Bahkan melalui cakaran pun bisa jika hewan rabies tersebut sebelumnya telah menjilati kuku-kukunya. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, seseorang terjangkit rabies karena luka di tubuhnya terjilat oleh hewan yang terinfeksi.

Selain ditularkan oleh hewan, penularan penyakit rabies dari manusia ke manusia pun bisa terjadi. Namun sejauh ini yang terbukti adalah penularan melalui transplantasi atau pencangkokan organ.

Di Indonesia, 98 persen kasus rabies ditularkan melalui gigitan anjing dan 2 persen ditularkan melalui gigitan kucing dan kera. Di indonesia juga, rabies pada hewan sudah ditemukan sejak tahun 1884. Sedangkan kasus rabies pada manusia di Indonesia pertama kali ditemukan pada tahun 1894 di Jawa Barat.

Tanda dan gejala rabies

Jangka waktu dari infeksi oleh virus hingga munculnya gejala-gejala pertama rata-rata dari 35 ke 65 hari. Gejala-gejala pertama dapat berupa gejala umum seperti demam, sakit kepala, dan merasa letih. Kehilangan nafsu makan, mual, rasa sakit atau mati rasa di area yang digigit dapat berlangsung selama 3-4 hari pertama.

Kemudian, gejala sistem saraf terjadi, termasuk menjadi resah dan gelisah dengan hiperaktivitas yang ekstrem, dengan perilaku yang aneh dan masa tenang. Kejang otot semu dan kelumpuhan juga mungkin terjadi. Ketakutan akan air (hydrophobia) muncul di tahap ini. Sayangnya, apabila rabies tidak diobati segera setelah terekspos, hampir selalu akan berujung ke koma, kejang, dan kematian biasanya terjadi dari hari ke-4 hingga hari ke-7 setelah terjadinya gejala-gejala.

Kemungkinan ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segeralah cari pertolongan medis apabila Anda digigit oleh hewan apapun, termasuk hewan peliharaan. Tergantung dari cedera dan situasi saat gigitan terjadi, Anda dan dokter Anda dapat memutuskan apabila Anda harus menerima pengobatan untuk mencegah penyakit anjing gila.

Meskipun Anda tidak yakin Anda telah tergigit, carilah pertolongan medis.

Diagnosis rabies

Hingga kini, belum ada tes yang dapat mendeteksi seseorang terinfeksi virus rabies ketika baru digigit. Rabies baru diketahui jika virus sudah selesai berinkubasi dan memulai terornya melalui gejala. Oleh sebab itu untuk menentukan terkena rabies atau tidaknya bagi seseorang, dokter hanya mengacu pada keterangan pasien. Dalam melakukan diagnosis, biasanya dokter akan bertanya apakah pasien telah mengunjungi tempat atau daerah yang rawan rabies dan apakah pasien telah digigit oleh hewan yang berpotensi membawa virus penyakit tersebut.

Pengobatan rabies

Jika Anda telah digigit hewan yang berpotensi menularkan rabies, satu hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah mencuci luka gigitan tersebut dengan sabun dan basuh dengan air bersih yang mengalir. Selanjutnya bersihkan luka dengan menggunakan antiseptik atau alkohol. Jangan tutupi luka menggunakan perban apa pun dan biarkan luka tetap terbuka. Setelah itu, segera ke rumah sakit atau klinik kesehatan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

Jika rabies yang menjangkiti seseorang masih berada pada tahap awal atau sebelum gejala muncul,  dokter akan melakukan pengobatan yang disebut profilaksis pasca pajanan yang terbukti sangat efektif dalam menangkal gejala rabies. Melalui profilaksis pasca pajanan, dokter akan membersihkan bagian tubuh yang terinfeksi, serta memberikan serangkaian vaksinasi untuk mencegah virus menyebar ke otak dan sistem saraf. Pada sebagian kasus, dokter juga akan memberikan serum anti rabies.

Namun jika penderita terlambat mendapatkan penanganan dan gejala sudah muncul, maka maka pada fase ini biasanya dokter akan lebih berfokus pada upaya membuat pasien tetap tenang dan senyaman mungkin karena pasien menghadapi risiko kematian.

Kiat menghindari rabies

Menjaga diri sendiri dan keluarga dari penularan virus rabies sebenarnya tidak sulit. Ketika mengunjungi desa atau daerah pelosok yang belum terbebas dari rabies, usahakan Anda dan keluarga Anda tidak sembarangan menyentuh hewan liar. Ajarkan pada anak-anak Anda mengenai bahaya memiara hewan liar tersebut beserta alasannya.

Jika terdapat luka pada anak-anak Anda, tanyakan pada mereka dari mana luka tersebut berasal karena dikhawatirkan didapat dari gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi rabies. Didik anak-anak Anda agar paham bahwa gigitan hewan bisa berbahaya.


Demikian informasi mengenai penyakit rabies atau yang biasa disebut penyakit anjing gila, yang meliputi penyebab dan gejala rabies yang mesti anda ketahui juga pengobatan dan pencegahannya.

Terus kunjungi situs https://carapemesananovarynutritioncapsule.wordpress.com untuk mengetahui informasi penting dan menarik lainnya seputar informasi kesehatan.

Penyebab Dan Gejala Rabies Yang Mesti Anda Ketahui

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s